Masih
lekat ingatan kita tentang Gayus T. terpidana
penyelewengan pajak setahun silam. Penyelewengan yang ia lakukan bukan hanya
melibatkan para pengusaha dan para petinggi lembaga hukum tapi juga pejabat
tinggi pajak sendiri. Mencuatnya kasus ini membuat para penyumbang pajak merasa
tak rela jika dana yang disetorkanya hanya digunakan untuk memperkaya diri
sendiri seperti para oknum pajak. Namun ketidaktahuan dan minimnya pemahaman
tentang pajak seharusnya semakin membuat masyarakat berhati-hati. Disinilah peran
konsultan pajak menjadi penting.
Zeti
Arina, wanita berambut pendek dengan kacamata, akan membantu para wajib pajak
untuk membayar dengan benar, hemat dan tidak menyalahi aturan dalam membayar
pajak. “Semua bisa dihitung sesuai aturan yang benar
akuntabilitas perusahaan dan transparansi perhitungannya pun jelas.” Jelas Zeti.
Walaupun ia bekerjasama dengan beragam klien namun azas ABS (Asal Bapak Senang)
tidak bisa menjadi landasannya. Misalnya ketika perusahaan ditawari pinjaman
dari negara yang berbeda, maka konsultan pajak perlu mengetahui kebijakan tax treaty dari masing-masing negara.
Hal tersebut berguna pada saat membayar bunga pinjaman dan yang memberi
pinjaman tidak mau dipotong Pph pasal 26 maka harus memilih negara yang tarif
pajak bunganya paling rendah. Apabila terdapat tax treaty yang tarif pajaknya lebih rendah, tentunya perusahaan
akan membayar pajak lebih hemat, dan keputusan yang diambil akan lebih tepat
bagi jalannya perusahaan.
Profesinya yang sudah dimulai lebih dari 17
tahun yang lalu membuatnya paham betul akan seluk beluk pajak. Apalagi ditunjang
dengan pengalamannya menyelesaikan variasai kasus pajak dan keaktifannya menjadi
pengurus Ikatan Konsultan Pajak Indonesia. Zeti, CEO Artha Raya Consultant (www.artharayaconsultant.com) ini pun menjelaskan
bahwasannya menjadi konsultan haruslah informatif dan menuntun kliennya untuk
membayar pajak dengan benar, hemat dan tidak menyalahi aturan. Bagi wanita
pemilik nama lengkap Zeti Arina ini perhitungan pajak yang rumit hingga
peraturan yang dapat berubah sewaktu-waktu adalah tantangan terberat yang kerap
dihadapi. Namun, membantu klien menyelesaikan masalahnya akan memberikan
kesenangan sendiri karena mampu menyelesaikan kewajiban tanpa melanggar aturan.
Itulah yang terpenting. (ds)

Semoga beliau bisa menjadi contoh yang lain ya mak
BalasHapusya mak. aminnn
BalasHapusmakasih sudah membaca